Ramadan Penuh Berkah! Jangan Lupa Baca Doa Niat Sahur dan Ketahui Hukum Beserta Keutamaannya

TEKNOVIDIA.BIZ.ID – Bulan Ramadan yang penuh berkah ini selalu identik dengan sahur, yakni makan sebelum waktu Subuh agar tubuh memiliki energi saat menjalani puasa.

Namun, sahur bukan sekedar aktivitas makan, melainkan juga momen istimewa yang sarat keutamaan dan menjadi bagian penting dalam persiapan ibadah puasa.

Umat Muslim juga dianjurkan menghadirkan niat puasa saat sahur.

Oleh karenanya, memahami bacaan niat sahur menjadi hal yang sangat penting agar puasanya sah dan bernilai ibadah.

Bacaan Doa Niat Puasa Ramadan Saat Sahur

Berikut lafal niat puasa Ramadan yang umum dibaca ketika sahur:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadana hadzihis sanati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Hukum Niat Puasa Ramadan

Dilansir dari metrotvnews.com secara fikih, niat puasa Ramadan dilakukan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar.

Artinya, niat sudah harus ada sebelum masuk waktu Subuh.

Sebagian ulama mewajibkan membaca niat setiap malam.

Sementara ulama lainnya membolehkan satu niat untuk satu bulan penuh asal tidak terputus oleh uzur, seperti sakit atau bepergian.

Perbedaan ini menunjukkan pandangan dalam khazanah hukum Islam sangatlah luas.

Para ulama juga menegaskan bahwa niat tidak harus diucapkan secara lisan.

Niat yang dihadirkan dalam hati sudah cukup memenuhi syarat sah puasa.

Adapun dengan adanya pelafalan niat puasa yang dibaca saat sahur, itu dipandang sebagai bentuk penegasan agar hati lebih mantap dalam menjalankan ibadah.

Keutamaan Sahur

Sahur memiliki banyak keutamaan yang sayang sekali apabila dilewatkan begitu saja, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari sini kita dapat memahami bahwa keberkahan sahur itu tidak hanya memberikan kekuatan fisik untuk menahan lapar dan haus, melainkan juga membawa manfaat spiritual.

Bahkan orang yang bersahur mendapatkan rahmat serta doa dari Allah dan para malaikat-Nya.

Sahur juga menjadi pembeda antara puasa umat Islam dengan puasa ahli kitab, sehingga memiliki nilai identitas ibadah yang memiliki ciri khasnya tersendiri.

Jadi, masih mau meninggalkan sahur?

Leave a Comment