TEKNIVIDIA.BIZ.ID – Istilah super flu belakangan ini ramai diperbincangkan setelah varian baru virus influenza yang dilaporkan mulai terdeteksi di Indonesia.
Varian ini dikenal sebagai Influenza A H3N2 subclade K, yang memiliki tingkat penularan lebih agresif dibanding flu musiman biasa.
Lonjakan kasus influenza juga terjadi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.
Di Indonesia sendiri, puluhan kasus telah dilaporkan, dengan mayoritas infeksi terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak-anak.
Meski demikian, para ahli kesehatan menilai angka tersebut kemungkinan masih di bawah kondisi sebenarnya atau dikenal sebagai fenomena gunung es.
Apa Itu Super Flu?
Mengutip dari Halodoc, super flu merupakan varian baru dari virus influenza A H3N2 subclade K yang mudah menyebar dan menimbulkan gejala lebih berat.
Kecepatan penyebarannya membuat otoritas kesehatan global dan nasional meningkatkan kewaspadaan, terutama karena masa pemulihannya cenderung lebih lama dibanding flu biasa.
Walaupun terdengar mengkhawatirkan, virus ini masih termasuk dalam keluarga influenza yang telah lama dikenal.
Namun, perubahan karakteristik pada varian barunya membuat masyarakat perlu lebih waspada.
Gejala Super Flu yang Perlu Diwaspadai
Berbeda dengan flu musiman yang umumnya ringan, super flu dapat memicu gejala yang lebih intens, antara lain:
- Demam tinggi secara mendadak
- Nyeri otot berlebih
- Sakit kepala berat
- Sakit tenggorokan
- Batuk berkepanjangan
- Tubuh terasa sangat lemas
Gejala-gejala ini sering muncul lebih cepat dan bertahan lebih lama, terutama pada anak-anak dan individu dengan daya tahan tubuh rendah.
Cara Pencegahan Super Flu
Meski disebut “super”, penyakit ini bukan vonis mati.
Pencegahannya tetap bisa dilakukan dengan langkah sederhana dan harus konsisten, seperti:
- Melakukan vaksinasi influenza tahunan
- Menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang
- Menggunakan masker saat sakit atau berada di kerumunan
- Rutin mencuci tangan dengan sabun
- Memenuhi kebutuhan cairan tubuh agar saluran pernapasan tetap lembap
Super flu menjadi pengingat bahwa virus masih terus berevolusi, sementara kebiasaan hidup sehat sering kali tertinggal.
Demam tinggi yang muncul tiba-tiba di musim hujan bukan hal sepele.
Untuk itu perlu menyadari sinyal tubuh, memperkuat imun, dan jangan ragu memeriksakan diri jika merasakan gejala memburuk.